Rabu, 19 Agustus 2026 Portal Berita · Indonesia
Terkini
Kementerian PU Lepas 20 Kafilah untuk Berlaga pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026  ·  Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih  ·  Kementerian PU Percepat Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue  ·  Gempa NTT, Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit hingga Fasilitas Publik  ·  Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende  ·  Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo  ·  Menteri PU Pastikan Seluruh Jalan Trans Flores Kembali Fungsional Pascagempa di NTT  ·  Menteri Dody Hadiri Rakor Penanganan Gempa Flores di Labuan Bajo, Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar Segera Ditangani
Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih

Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih

Berita Pu 12 dibaca

Jakarta – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meluncurkan Gerakan Irigasi Bersih secara serentak di seluruh penjuru Tanah Air. Langkah strategis ini diambil guna menjamin ketersediaan pasokan air bagi lahan-lahan pertanian, khususnya dalam menghadapi ancaman musim kemarau panjang atau fenomena El Nino, sekaligus sebagai upaya konkret pemerintah dalam mewujudkan target Swasembada Pangan Nasional.

Terkait inisiatif ini, Menteri PU, Dody, menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pengairan merupakan landasan esensial untuk mempertahankan keberlanjutan produksi pangan di dalam negeri. Ia meyakini bahwa infrastruktur irigasi yang andal akan memberikan jaminan ketersediaan air bagi para petani, sehingga tingkat produktivitas pertanian dapat terus dipacu. Menurutnya, fasilitas pengairan ini sangat vital untuk menjaga kesuburan lahan dan memastikan ketahanan pangan tetap stabil, meskipun harus berhadapan dengan tantangan perubahan iklim maupun musim kemarau.

Pelaksanaan gerakan ini dikomandoi oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan diselenggarakan melalui 38 Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Balai Wilayah Sungai (BWS) di seantero Indonesia. Direktur Jenderal SDA, Arnold A.P. Ritiauw, menambahkan bahwa sistem irigasi yang terawat dengan baik akan memperlancar distribusi air menuju lahan pertanian yang pada gilirannya mampu mendongkrak hasil panen. Arnold juga menyoroti bahwa kebersihan saluran air sangat krusial untuk menjaga mutu air baku, mencegah masuknya kontaminasi zat berbahaya, serta meminimalisasi risiko luapan banjir saat curah hujan tinggi.

Sebagai contoh nyata implementasi program ini, BBWS Pemali Juana melakukan aksi pembersihan sampah, gulma, dan endapan lumpur di Saluran Sekunder Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Upaya ini bertujuan untuk memastikan kelancaran aliran serta mendorong pemakaian air yang efisien, sehingga diharapkan mampu mengairi lahan pertanian seluas 18.740 hektare.

Sementara itu, di wilayah kerja BWS Maluku, pembersihan difokuskan pada saluran irigasi tersier sepanjang 1.020 meter di Daerah Irigasi (D.I) Geren–Meten, Desa Waegeren, Kabupaten Buru. Saluran utama sepanjang 4,5 kilometer di kawasan tersebut difungsikan untuk mengairi 400 hektare sawah. Kegiatan di Maluku ini direalisasikan melalui semangat gotong royong yang melibatkan 98 peserta dari berbagai elemen, mencakup pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, akademisi, hingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari Desa Waegeren dan Desa Wanareja.

Secara keseluruhan, Gerakan Irigasi Bersih ini sangat relevan dan selaras dengan Sasaran Utama PU 608. Visi sasaran tersebut mengarahkan setiap pembangunan infrastruktur agar berorientasi pada pemberian manfaat positif yang nyata bagi masyarakat luas, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan taraf hidup, pendorong produktivitas, hingga penciptaan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Tulis Komentar
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!