Saturday, 06 June 2026 Portal Berita · Indonesia
Terkini
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat konektivitas dan membuka aksesibilitas wilayah di Daerah  ·  Progres Sekolah Rakyat NTB Tembus 45 Persen, Menteri PU Beri Apresiasi Khusus untuk TNI  ·  Utamakan Keselamatan, Arus Lalu Lintas Pasca amblas Kembali Dibuka secara Terjadwal  ·  Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Bekasi, Progres Jembatan Kemang Capai 92%  ·  Kementerian PU Tangani Darurat Bendung Jamuan, Siapkan Solusi Permanen untuk Irigasi Aceh Utara  ·  Mudik Bersama Kementerian PU 2026: 300 Pemudik Berangkat Menuju Kampung Halaman dengan 15 Armada Bus  ·  Kementerian PU Catat Realisasi Anggaran 2025 Capai 95,23%, Lebih Tinggi dari 2024  ·  Jajaran Ybppu dan PT Medisa Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Bapak Dody Hanggodo
Wujudkan Re-Industrialisasi Nasional, Wamen Diana Tekankan Pentingnya Dukungan Insinyur dalam Pemban
Berita Pu 411 dibaca

Wujudkan Re-Industrialisasi Nasional, Wamen Diana Tekankan Pentingnya Dukungan Insinyur dalam Pemban

Penerbitpu, JAKARTA – melangsir pu.go.id pada Selasa (25/02/2025) Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menghadiri acara Temu Nasional 2025 Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dengan tema Hilirisasi Insinyur Muda untuk Mendorong Re-Industrialisasi di Semua Sektor Keinsinyuran Menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta pada Sabtu (22/2/2025).

Wamen Diana mengatakan re-industrialisasi yang menjadi fokus utama PII adalah bagian dari Prioritas Nasional Asta Cita ke-5 yaitu melanjutkan hilirisasi industri. Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya oleh Menteri PU Dody Hanggodo bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi fondasi pertumbuhan re-industrialisasi nasional.

“Kementerian PU tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga infrastruktur sumber daya air dan penyediaan air minum yang mendukung industri dan sistem logistik yang lebih efisien. Diharapkan langkah-langkah ini dapat mempercepat re-industrialisasi dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia menuju 2045,” kata Wamen Diana.

Dalam rangka mencapai pembangunan infrastruktur yang efektif dan efisien, Wamen Diana menekankan diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, dan para profesional di bidang keinsinyuran. 
“Oleh karena itu, kami berharap PII dapat terus memberikan dukungan dan kontribusi nyata dalam menciptakan inovasi dan solusi pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” katanya.

Terakhir, Wamen Diana berharap Temu Ilmiah FIM PII 2025 ini mampu memperkuat peran insinyur muda dalam mendorong re-industrialisasi di tanah air. 
“Dukungan dari PII sangat kami harapkan dalam menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung hilirisasi industri dan menjadikan sektor keinsinyuran sebagai motor utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. (Yul)
Tulis Komentar
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!