Sabtu, 08 Agustus 2026 Portal Berita · Indonesia
Terkini
Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 Rampung, Perkuat Konektivitas dan Pemerataan Ekonomi Wilayah Timur Pula  ·  Menteri Dody Pastikan Kementerian PU Tangani 492 Titik Kekeringan  ·  Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Lombok Barat yang Terdampak Kekeringan  ·  Kementerian PU Kolaborasi dengan PMI Tangani Dampak Kekeringan di Kabupaten Kubu Raya  ·  Sudah Fungsional, Sekolah Rakyat Kabupaten Jepara Siap Sambut MPLS Tahun Ajaran 2026-2027  ·  Menteri Dody Pastikan Rehabilitasi Irigasi Rawa Sawah di Kuantan Singingi Perkuat Swasembada Pangan  ·  Tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, Menteri Dody Targetkan Pembangunan Tuntas Akhir Agustus  ·  Bendungan Keureuto Jaga Pasokan Air di Aceh Tetap Aman saat Musim Kemarau
Kementerian PU Kolaborasi dengan PMI Tangani Dampak Kekeringan di Kabupaten Kubu Raya

Kementerian PU Kolaborasi dengan PMI Tangani Dampak Kekeringan di Kabupaten Kubu Raya

Berita Pu 8 dibaca

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) bergerak cepat menangani dampak kekeringan yang melanda Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, melalui penyediaan suplai air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

Langkah tersebut sejalan dengan strategi Menteri PU Dody Hanggodo yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan sumber daya air dalam menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

“Kementerian PU terus berupaya menjaga ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat termasuk menjamin pasokan air irigasi agar produktivitas lahan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau,” kata Menteri Dody.

Sebagai bentuk penanganan cepat, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Barat menyiagakan tiga unit hidran umum secara bertahap. Pada 29 Juli 2026, dua unit hidran ditempatkan di Kantor Camat Sungai Belidak dengan dukungan enam personel untuk melayani sekitar 30 kepala keluarga (KK). Sementara itu, satu unit hidran lainnya ditempatkan di Komplek Amy Cendana 1 dengan dukungan dua personel yang melayani sekitar 35 KK.

"Penyediaan suplai air bersih ini merupakan langkah cepat yang kami lakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan. Kami berupaya agar layanan ini dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak," ujar Kepala BPBPK Kalimantan Barat Mohd. Yoza Habibie.

Mohd. Yoza Habibie mengatakan BPBPK Kalimantan Barat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta seluruh pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan.

"Apabila masih terdapat kebutuhan penanganan lebih lanjut, kami siap memberikan dukungan sesuai kewenangan agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap air bersih," katanya.

Tulis Komentar
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!