Senin, 24 Agustus 2026 Portal Berita · Indonesia
Terkini
Kementerian PU Kembali Salurkan Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Ende dan Pasien di RSUD Aeramo  ·  Kementerian PU Mobilisasi 3 Jembatan Bailey dan Identifikasi Kerusakan Jembatan Wae Pesi, Guna Pulihkan Konektivitas Pascagempa di Flores  ·  Hingga 19 Agustus 2026, Progres Fisik Infrastruktur Kementerian PU Capai 54,84 Persen  ·  Kementerian PU Kembali Raih WTP Atas Laporan Keuangan 2025, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Berturut-turut  ·  Bantuan Air Bersih Kementerian PU Terus Mengalir bagi Warga Terdampak Gempa di Nagekeo dan Manggarai  ·  Pasca Gempa NTT, Kementerian PU Percepat Pemulihan SPAM dan Jaringan Distribusi Air Terdampak  ·  Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi dan Persampahan di Lokasi Pengungsian  ·  Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo
Menteri Dody Siapkan Sabo dan Perkuatan Tanggul Untuk Tangani Banjir Agam

Menteri Dody Siapkan Sabo dan Perkuatan Tanggul Untuk Tangani Banjir Agam

Berita Pu 33 dibaca

Agam – Pada hari Jumat (31/7/2026), Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melaksanakan inspeksi secara langsung ke lokasi proyek penanggulangan pascabencana banjir. Peninjauan lapangan tersebut difokuskan pada area yang terdampak di sekitar kawasan Sungai Batang Tumayo, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Menteri Dody ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menindaklanjuti instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan untuk turun langsung ke lokasi bencana tersebut diambil secara cepat setelah Kepala Negara menerima aspirasi dan mendengarkan langsung keluhan dari warga setempat yang selama ini sering kali menjadi korban dari musibah banjir yang berulang di wilayah mereka.

Kehadiran langsung pemerintah pusat di lokasi terdampak ini diharapkan mampu mempercepat proses penanganan dan perbaikan infrastruktur pengendali banjir di kawasan tersebut. Melalui respons cepat dan penanganan yang terpadu, ancaman banjir luapan Sungai Batang Tumayo yang selama ini menjadi permasalahan menahun diharapkan dapat segera teratasi, sehingga masyarakat setempat tidak lagi diliputi kekhawatiran dan dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman.

Tulis Komentar
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!